- On June 5, 2017
- In Info Terbaru
- Tags Tags: Lokasi Tari Kecak Uluwatu, Tari Kecak Uluwatu
Tari Kecak Uluwatu (Kecak and Fire Dance at Uluwatu temple)
Hallo Traveler, Liburan sudah dekat Nih. Apakah kamu sudah mempunyai rencana liburan ?. tentunya kamu akan memilih lokasi liburan yang nyaman dan aman bukan. Pastinya Pulau Bali menjadi tujuan utama wisatan domestik maupun mancanegara untuk menikmati liburan. Bali terkenal dengan seni dan budayanya yang masih dilestarikan dengan baik. Nah kalau anda berlibur di Bali pasti identik dengan tarian dan musik atau gambelan Bali yang anda bisa saksikan di hotel tempat anda menginap maupun tempat-tempat hiburan dengan tema wisata budaya. Mungkin beberapa wisatawan pernah mendengar maupun menonton salah satu tari yang di pentaskan sebagai tari hiburan yang sakral yaitu Tari Kecak.
Uniknya Tari Kecak Uluwatu
Tari Kecak Merupakan salah satu pertunjukan seni tari hiburan di Bali, yang menggunakan suara vocal manusia sebagai pengganti instrument gambelan. Ada beberapa lokasi pementasan Tari Kecak yang banyak diminati wisatawan yaitu : Tari Kecak GWK, Tari Kecak Ubud, Tari Kecak Tanah Lot dan Tari Kecak Uluwatu. Nah pada artikel ini kami akan membahas Tari Kecak Uluwatu yang memiliki kelebihan tersediri dibandingkan dengan yang lainnya yaitu dengan mengadakan pementasan tari kecak setiap hari, oleh karena itu Tari Kecak Uluwatu banyak di datangi wisatawan.
Lokasi Pertunjukan Tari Kecak Uluwatu di amphitheater sebuah tebing yang berada di sebelah selatan Pura Uluwatu, pada saat matahari terbenan. Pura Uluwatu salah satu objek wisata yang sudah dikenal banyak wisatawan dengan keindahan pura yang berada di atas laut lepas. Oleh karena itu tempat pertunjukan Tari Kecak diadakan disini karena banyaknya wisatawan yang berkunjung kesini dan didukung juga dengan lokasi yang sangat indah. Di area tempat pertunjukan Tari Kecak Uluwatu terdapat stage dengan kapasitas 700 orang. Tari Kecak Uluwatu dimainkan kurang lebih 0leh 50 orang penari laki-laki dengan mengenakan saput poleng, dan tanpa mengenakan baju.
Pertunjukan dimulai pada pukul 18.00, tepatnya pada saat matahari terbenan. Pertunjukan Kecak Fire Dance Uluwatu dimulai, sekelompok penari sekitar 50 penari pria turun ke panggung dengan serempak mengangkat tangan ke atas. Dan meneriakkan nyanyian kecak yaitu cak..cak..cak berulang kali, tanpa diiringi alat musik apapun ini yang membuat Tari Kecak memiliki ciri khas tersendiri. Setelah turun dari panggung penari kecak akan duduk melingkar dan ditengah-tengah penari terdapat api yang ditaruh dalam sebuah wadah, jadi anda tidak perlu khawatir kalau apinya menyebar kemana-mana. Tari Kecak Uluwatu ini melakoni kisah Ramayana. Dengan tokoh yang di perankan yaitu: Rama, Sita, Rahwana, Laksamana, Sugriwa dan Hanoman. Tokoh – tokoh inilah yang akan berperan di tengah para penari kecak yang melingkar dan dihiasi oleh api yang terlihat mistis serta akan membuat anda terpesona.
Tokoh Sri Rama adalah seorang pangeran kerajaan Ayodya, yang dikirim ke pengasingan oleh ayahnya Raja Dasaratha. Pengasingan dilakukan di sebuah hutan yang sangat jauh dari kerajaan, Rama didampingi oleh istrinya Sita dan adik laki-lakinya Loyal Laksamana. Seorang raksasa yang sangat jahat bernama Rahwana, tertarik kepada Dewi Sita. Diketahuinya Dewi Sita dan Sang Rama sedang berada ditengah hutan diculiklah Dewi Sita untuk dijadikan istrinya. Berkat bantuan dari raja kera yaitu Hanoman dan pasukan monyetnya akhirnya Sita dan Rama bersatu kembali setelah matahari terbenam. Begitulah lakon yang di pentaskan oleh penari saat pementasan Tarian Kecak Uluwatu. Tari Kecak Uluwatu memberikan anda sebuah pengalaman liburan yang mengesankan dengan keindahan alam disekitar tebing Pura Uluwatu ditambah dengan pemandangan matahari terbenam yang begitu romantis yang bisa anda nikmati sekaligus disini. Tari Kecak Uluwatu dipentaskan setiap hari kecuali sehari sebelum nyepi & hari raya Nyepi di Panggung Terbuka Uluwatu pada pukul 18:00 s/d 19:00 WITA.

